Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Manajemen Perjalanan Saat mendaki Gunung

 Pernah nggak sih melakukan pendakian gunung dengan target puncak tapi malah nggak nyampe puncak?. Padahal udah ngebet pengen ke puncak, pengen tau gimana rasanya di salah satu titik tertinggi di bumi ini tapi apa daya, waktu sudah terlalu larut untuk menggapai puncak. Pengen naik, masih kuat nyampe puncak tapi temen seperjalanan sudah tidak sanggup lagi, jadi apa daya ke puncak gagal juga.

Sebenarnya mau nyampe puncak atau enggak, itu bergantung sama manajemen perjalanan dan cuaca. Dengan me-manage perjalanan, titik awal yang ingin di tuju dapat di capai sesuai rencana loh.. dalam hal ini cuaca juga harus mendukung tapi. Berikut adalah beberapa tips mengenai manajemen perjalanan saat mendaki gunung.


orang yang tahu jalan dan tau medan letakkan di depan


orang pertama ini lah yang memiliki tugas mengarahkan dan memilih jalan agar tidak salah jalan dan tidak tersesat. Sebaiknya ketika melakukan pilih orang yang sudah pernah naik gunung yang di daki setidaknya sekali sebagai penunjuk jalan. Karena pengalaman pendakiannya lebih berharga daripada peta yang di bawa. Karena di peta tidak selalu memberikan keterangan mengenai medan atau kondisi daerah sekitar yang akan di lalui. Orang yang sudah mengenali medan akan lebih mudah mengarahkan bila terjadi sesuatu, misalnya tiba-tiba terjadi badai dan terpaksa harus mendirikan tenda, orang pertama akan lebih mudah mengarahkan untuk mencari daerah landai yang bisa digunakan untuk mendirikan tenda agar selamat dari badai. Meskipun sebenarnya di peta sudah terdapat kontur yang bisa mengindikasikan daerah yang landai dan curam, tetapi seringkali daerah landai yang bisa dijadikan tempat camp cakupan wilayahnya tidak terlalu luas sehingga tidak tercover di peta.


Selain harus sudah mengenali medan orang pertama juga harus memiliki kemampuan untuk membaca peta dan membaca medan agar tahu dimana posisinya di peta. Tanggung jawab orang pertama ini sangatlah besar untuk tim nya, karena jika dia salah mengambil jalan maka satu timnya juga akan salah. Yang tidak kalah penting, orang pertama juga harus mempunyai kemampuan motivasi yang baik bagi rekan se tim nya, karena yang depan seringkali di jadikan cerminan bagi rekan di belakangnya. Kalau yang depan aja udah lemes, yang belakang juga bakalan ketularan.


Hal yang harus di perhatikan, jika orang pertama memiliki kekuatan fisik yang kuat jangan pernah tinggalkan teman di belakangnya. Karena naik gunung itu naik bareng-bareng bukan sendiri, jadi buanglah egonya. Ada quote dari para pendaki gunung nih
if you want go fast go alone, if you want go far go together
kalimat ini mempunyai makna yang dalam bagi para pendaki, ketika pergi sendiri terus capek, tidak ada teman yang menguatkan. Tapi ketika pergi bareng-bareng akan ada teman yang bisa menguatkan meski sama-sama capek.

orang yang kuat fisiknya sebaiknya membawa beban sesuai porsinya

ketika naik gunung seringkali males bawa beban yang berat, pengennya bawa yang ringan, pokoknya pengen enaknya aja. Harusnya yang punya fisik kuat bawa beban yang sesuai kekuatan fisiknya. Seandainya kecapekkan juga bisa gantian sama temen yang lain yang masih kuat. Tapi ingat juga kalau ada temen yang sisiknya kuat jangan juga di suruh semua barang yang berat-berat, lema-lama kan capek juga.

orang yang kurang kuat secara fisik posisikan di tengah

Tujuan dari penempatannya di tengah agar mudah di awasi jika terjadi sesuatu, misal kecapekkan, kram, atau bahkan pingsan bisa mudah di tangani. Sebaiknya orang yang mempunyai fisik ceperti ini jangan membawa beban terlalu berat, setidaknya cukup bawa perlengkapan pribadinya aja. Tapi juga harus tau diri kalo udah di kasih barang bawaan yang ringan harus kuat dan bisa jaga diri jangan sampai menjadi beban teman yang lainnya.

Sebaiknya sebelum melakukan pendakian dilakukan pendataan juga riwayat penyakit yang pernah di derita dan mungkin akan kambuh lagi. Jarang pendaki yang melakukan hal seperti ini meski sebenarnya penting. Soalnya kalo tau penyakitnya apa bisa langsung di tangani dengan penanganan yang tepat, bisa juga dicarikan obatnya. Oh iya buat yang sakit juga jangan lupa bawa obat buat penyakitnya sendiri. Meski tidak di harapkan kambuh tapi buat jaga jaga dan demi keselamatan juga.

yang bawa logistik dan obat-obatan posisikan di tengah di dekat yang sakit

untuk memudahkan perlu nih orang yang membawa obat-obatan, terutama untuk permasalahan yang sering di alami pendaki seperti kram, terkilir dan gangguan otot lainnya. Sebaiknya semua pendaki mempersiapkan obatnya sendiri-sendiri sih, tapi untuk penyakit yang umum di derita seperti yang sudah di sebutkan tadi sebaiknya di serahkan se salah satu orang saja. Orang yang di pilih juga harus mempunyai kemampuan untuk menangani gangguan-gangguan tadi. Tujuannya sih biar mempermudah saat penanganan, sehingga perjalanan dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan yang berarti. Satu lagi sebaiknya orang yang jadi petugas medis ini adalah orang yang cekatan.


Yang membawa logistik juga sebaiknya jangan jauh-jauh dari orang yang berpotensi untuk sakit, soalnya seringkali orang yang sakit di picu oleh tubuh yang sudah mulai lelah. Untuk recoverynya bisa bikin minuman anget atau makan makanan ringan dulu. Istirahat sebentar tidak masalah daripada rencananya gagal gara-gara ada yang sakit. Untuk orang yang bawa logistik sebaiknya orang yang punya fisik kuat. Bahan makanan dan air seringkali menjadi beban utama saat pendakian.

Pilih orang yang paling berisik di belakang

kenapa orang yang paling berisik di taruh di belakang, supaya kalau terjadi apa-apa yang paling depan bisa dengar. Fungsi orang terakhir ini adalah untuk mengkomunikasikan hal-hal apa saja yang terjadi, misalnya ada yang terkilir, butuh istirahat dan sebagainya.

Manajemen istirahat

point penting ketika melakukan pendakian adalah jangan istirahat terlalu lama, soalnya kalau udah duduk-duduk enak sambil minum atau makan bawaannya jadi males jalan lagi. Istirahatlah sekedarnya, gunakan waktu istirahat untuk mengatur nafas dan minum saja. Karena istirahat yang sesungguhnya itu pada saat camp. Berlama-lama istirahat di jalan sama saja dengan menunda tidur di camp. Atur waktu jalan dan waktu istirahat, misalnya jalan 15 menit kemudian istirahat 5 menit. Jangan sebaliknya jalan 5 menit istirahatnya 15 menit.

tetapkan target 

target ini lah yang akan menjadi motivator, jangan pernah bilang kalau target masih jauh, bilang saja target udah di depan. Meskipun sebenarnya masih jauh juga. Ada hal yang unik dari pikiran manusia, ketika pikiran manusia dipenuhi oleh pemikiran negatif misalnya dengan banyak ngeluh tubuh akan terasa mudah lelah. Namun sebaliknya jika pikiran dipenuhi oleh sugesti positif tubuh tidak akan mudah lelah. Pemilihan target juga harus disesuaikan dengan kondisi cuaca dan keadaan lainnya, misalnya jika ada salah seorang yang pingsan, ubahlah target awal tadi. Buatlah target baru. 

Buatlah teamwork yang solid 

pendakianadalah sebuah kerjasama team, dimana setiap anggota memiliki fungsi dan peranan masing masing. Dalam sebuah teamwork dibutuhkan seorang pemimpin agar fungsi dari setiap anggota team dapat tersinkronasi dengan baik. Pilihlah seseorang yang memiliki jiwa kepemimpinan, dalam hal ini pilih orang yang disiplin, kuat dan memiliki kepedulain yang tinggi. Pemimpin ini juga harus bisa menjadi penengah yang baik jika terjadi pertengkaran selama pendakian. Karena hal ini sangat mungkin terjadi, ketika tubuh sudah lelah bawaannya jadi emosi.

Jangan pernah tinggalin temen

ini yang paling penting dalam teamwork, banyak pendaki yang meninggal gara-gara tertinggal oleh rombongannya. Apapun yang terjadi, meski dia sangat merepotkan dan menjadi beban jangan pernah tinggalkan dia. Naik bareng harus turun bareng juga dengan selamat. Belum lama ketika saya mendaki gunung sumbing saya baru tau kabar bahwa ada salah seorang pendaki yang meninggal. Setelah di usut ternyata pendaki tersebut tertinggal rombongan, entah nggak tau jelasnya tertinggal atau di tinggal. Dan sialnya lagi dia tidak membawa bekal apapun, beberapa hari kemudian dia sudah ditemukan membusuk di jurang.








Tips TRAVELLING buat Lone Traveller


Traveling itu tidak harus selalu bersama dengan teman, kadang traveling sendiri itu perlu untuk membuatmu berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Kenapa? Mungkin terlalu banyak alasan kenapa traveling sendirian dan menjadi lone traveler bisa mengubah cara pandang dalam hidupmu. Karena traveling sendirian jadi mau tidak mau kamu harus bisa mengatasi setiap masalah yang kamu hadapi selama menjelajahi dunia luar. Rentetan permasalahan yang kamu hadapi selama di perjalanan ini lah yang akan menempamu menjadi pribadi yang lebih baik.

# Destinasi

pilih tujuanmu
gambar dari paul-altobelli.com

Destinasi merupakan hal yang paling penting untuk dipertimbangkan untuk traveling. Tentu saja destinasi yang kamu tuju harus sesuai dengan kemampuan finansial, keperluanmu, dan waktu yang kamu miliki. Jika kamu merasa sangat jenuh dengan keseharianmu yang begitu monoton dan begitu berat untuk kamu lalui, jika kamu sangat jenuh dengan hiruk-pikuk perkotaan yang bengitu melelahkan. Maka pilihlah destinasi yang bisa membawamu pergi dari suasana perkotaan yang sangat mengekang. Dengan latar belakang seperti ini mungkin tempat terbaik yang kamu tuju adalah tempat-tempat yang bisa membawa ketenangan jiwa, seperti tempat dengan pemandangan alam yang indah atau pedesaan yang begitu tentram dan tenang. Jauh dari kebisingan suara kendaraan yang lalu lalang seperti di perkotaan. 

dingin dan sejuknya udara di gunung serta pemandangan gugusan awan yang ada di bawahnya bisa mungkin bisa membuatmu rileks.

suara deburan ombak dan hembusan angin mungkin bisa menenangkan pikiranmu

Objek yang bisa kamu tuju adalah pantai ataupun gunung, tergantung selera dan kemampuan fisikmu. Jika kamu suka pantai, pergilah kepantai, jika kamu suka di gunung maka pergilah ke gunung. Tapi ingat jangan paksakan kondisi fisikmu, jika kamu suka gunung dan pengen ke gunung tapi kondisi fisikmu tidak memungkinkan ya jangan paksakan pergi ke gunung. Karena dengan melakukan pemaksaan terhadap fisikmu, karena bisa jadi pilihan travelingmu justru tidak akan membuatmu lebih baik malah petaka yang menghampirimu. Niatnya mau bersenang-senang malah sakit yang kamu dapat di perjalanan. Kalau sudah begini travelingmu bisa dibilang sia-sia. Ingat, saat melakukan traveling sendiri, kamu benar-benar sendirian. Kamu akan menjadi orang asing di lingkukan yang asing bagimu. Kamu tidak bisa selalu mengandalkan kebaikan dari orang lain, kamu harus bisa menangani permasalahan yang kamu hadapi di lingkunganmu yang baru.
Setelah menentukan daerah yang ingin kamu tuju, tentukan juga tempat-tempat mana yang akan kamu kunjungi. Supaya waktu yang kamu miliki bisa efisien untuk mengeksplor daerah yang kamu kunjungi. jangan malu bertanya kepada teman atau orang lain yang pernah berkunjung ke daerah yang kamu tuju untuk mendapatkan rekomendasi tempat yang harus dikunjungi dari mereka.

# packing

Setelah kamu sudah menentukan tujuan, hal selanjutnya yang harus kamu periapkan adalah packing. Banyak orang yang terlalu alay ketika packing, barang-barang yang tidak penting banyak yang dibawa. Kalau memang tidak penting ya tidak udah dibawa. Hanya akan memperberat tas yang kamu bawa. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam packing adalah estimasi waktu, kegiatan yang ingin di lakukan, jenis tas, dan kebutuhan yang perlu di bawa.
Ketika kamu merencanakan traveling dalam waktu yang tidak terlalu lama maka sesuaikan perbekalalan yang akan dibawa. Jangan membawa terlalu banyak pakaian aksesoris yang tidak terlalu penting. Bawalah perbekalan yang sekiranya kamu butuhkan karena efisiensi dalam packing akan mempermudahmu dalam melakukan mobilitas, karena beban yang kamu bawa tidak terlalu berat.
recomended banget buat traveller,
kalo ini tas yang sudah menemani saya berpergian

Dalam melakukan packing, perhatikan pemilihan tas. Sangat disarankan ketika melakukan traveling gunakanlah tas carier. Karena tas ini memang di design buat para traveler. Kelebihannya yaitu di tas ini banyak terdapat kantong-kantong kecil yang cocok untuk meletakkan barang-barang kecil yang sering dibutuhkan di perjalanan seperti obat-obatan, baterai, tongsis ataupun yang lainnya. Pada tas memikliki ruang penyimpanan utama yang sangat besar dan dibuat memang untuk membawa banyak barang. Dengan menggunakan tas ini juga tidak perlu harus mengeluarkan seisi tas jika ingin mengambil barang yang letaknya di bawah. Tas jenis ini biasanya memiliki bukaan samping atau di bawah yang fungsinya memudahkan penggunanya ketika ingin mengambil barang yang letaknya di bawah atu di tengah.
Tips packing
1.       Siapkan tas dan longgarkan semua tali temalinya
2.       Letakkan barang yang jarang digunakan, ringan, dan memiliki volume paling besar. Misalnya alat mandi, handuk, selimut, atau pakaian kotor. Tergantung barang yang kamu bawa
3.       Letakkan baju ganti di tengah
4.       Letakkan barang yang paling berat di paling atas. Tujuannya adalah barang yang paling berat berada di dekat pusat beban agar tulang punggung tidak terlalu terbebani.
5.       Manfaatkan kantong-kantong samping sebagai tempat aksesoris dan perlengkapan lain. Misalnya headset, buku, peta, tongsis, baterai, obat atau tergantung barang yang kamu bawa.
6.       Manfaatkan bagian head untuk menyimpan jas hujan atau cover bag. Pada bagian head biasanya ada dua kantong. Manfaatkan bagian bawah untuk jas hujan dan bagian atas untuk menaruh makanan kecil.
7.       Jangan lupa bawa tas kecil sebagai tempat camera, handpone atau dompet. Ini untuk memudahkan akses ketika mengambilnya.
8.       Ingat. Setiap barang bawaan yang masuk kedalam tas usahakan dilipat hingga volumenya sekecil mungkin.

#susun Jadwal kegiatan

Penyusunan jadwal kegiatan dan tempat mana yang akan di kunjungi sangat penting agar tidak ada waktu yang terbuang sia-sia. Buatlah jadwal kapan kamu harus bangun, jalan-jalan dan tidur. Secara tidak langsung jadwal juga akan mensugesti pikiranmu agar selalu on time. Tapi semua tergantung selera, ada orang yang suka kegiatannya terjadwal dengan rapi namun ada juga yang lebih suka melakukan hal secara spontanitas tanpa harus terjadwal.
Untuk hari pertama ketika sampai di tempat tujuan, buatlah jadwal yang agak longgar untuk mengeksplore daerah sekitarmu. Carilah tempat-tempat penting seperti pos polisi, penginapan, atau tempat makan yang endemik.

#cari tempat penginapan

Ketika mencari tempat penginapan, ada banyak pilihan yang bisa kamu pilih. Mau ke hotel, homestay atu kamar sewa. Semua tergantung budget yang tersedia. Dalam mencari tempat penginapan pilihlah tempat yang sekiranya aman dari tindak kriminalitas, jangan pilih tempat yang jauh dari keramaian. Karena biasanya rawan tidakan kriminal. Pilih juga tempat yang memiliki akses transportasi umum yang mudah, ini akan mempermudah dalam mobilitasmu. Terutama bagi kamu yang suka berbergian dengan transportasi umum.
Tapi jika kamu memesan penginapan secara online, plilihlah penginapan yang sekiranya memiliki rating yang bagus. Tapi kalau saya lebih suka mencari penginapan ketika saya baru tiba di lokasi. Karena saya bisa melihat langsung dan bisa sekaligus jalan-jalan untuk mengetahui kondisi daerah yang saya kunjungi. memang ini cukup beresiko ketika di hari itu juga saya tidak mendapatkan penginapan.

#pilih transportasi yang kamu gunakan untuk menuju daerah yang kamu kunjungi

Ada banyak moda transportasi yang bisa kamu gunakan, mau menggungakan trasportasi umum atau kendaraan pribadi terserah. Tergantung bagaimana kondisi daerah yang akan kamu tuju apakah tersedia atau tidak. Saya sangat menyarankan menggunakan kereta api ketika menuju daerah yang ingin kamu tuju, karena selain murah juga tepat waktu. Jadinya jadwal yang kamu susun tidak akan kacau gara-gara estimasi waktu perjalanannya tidak sesuai. Ketika sudah sampai di lokasi tujuan, cobalah menggunakan bahasa lokal untuk mendapatkan trasnportasi menuju penginapan atau untuk mencari informasi penginapan. Ketika menggunakan bahasa lokal, orang lokal biasanya lebih ramah dan jika beruntung, mereka tidak mematok tarif yang tinggi bahkan bisa jadi gratis.
Tapi dari sekian banyak moda transportasi yang ada, saya lebih suka menggunakan kendaraan pribadi. Terutama sepeda motor karena sensasinya yang begitu mengasikkan ketika harus berkendara jauh., bisa lebih leluasa mengeksplore tempat yang ingin saya kunjungi, bahkan tidak hanya tempat yang saya kunjungi, saya juga bisa tau bagaimana keadaan daerah yang saya lewati. Tapi buat yang tidak biasa berkendara jauh menggunakan kendaraan pribadi. Saya sangat tidak menyarankan tips ini.


Saya rasa sekiant tips yang bisa saya bagi, mungkin jika ada saran atu mau berbagi pengalaman mengenai traveling bisa dibagi di kolom komentar. Siapa tau saran atau pengalaman yang kamu berikan bisa jadi tambahan di postingan ini. Terimakasih sudah membaca dan have a nice travel.

Udah Kuliah Tapi Pengen Ikut SBMPTN?

                Memang agak ngeselin, udah kuliah tapi ikut SBMPTN lagi. Jadi nambah saingan dan mempersulit persaingan SBMPTN. Tapi faktanya banyak orang yang sudah kuliah tapi SBMPTN lagi, entah karena di kampus yang sekarang bukanlah kampus yang sesuai impian dia, atau mungkin jurusan yang sudah dia ambil bukanlah jurusan yang sesuai passion nya, ada juga yang gara-gara lokasi kampus yang sedang dia ambil lingkungannya kurang cocok dengan dia. Apapun alasan yang melatarbelakangi mereka untuk ujian SBMMPTN lagi, udah kuliah terus ikut SBMPTN lagi menurut saya tidak masalah kok. Selagi ada kesempatan, ingin memaksimalkan kesempatan yang tersisa demi mewujudkan impian yang tertunda tidak ada salahnya kan?. Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang pengalaman saya dan teman-teman saya yang sudah kuliah tapi iktu SBMPTN  lagi, dan ngeselinnya ternyata malah lolos meski tanpa persiapan yang matang seperti anak-anak sma yang baru lulus dan masih fresh-fresh nya dengan materi yang kira-kira akan di ujikan di tes SBMPTN.

                Certia pertama dari pengalaman saya yang sebelumnya sudah saya ceritakan di postingan sebelumnya Belajar mepet tapi lolos SBMPTN passing garde tertinggi FT . Memang kalau udah kuliah, tidak akan punya banyak waktu untuk belajar lagi materi SMA, atau setidaknya hanya sekedar mengulas materi SMA. Tapi sebenernya kalau udah kuliah punya kesempatan dengan level yang lebih tinggi mengenai materi SMA. Terutama untuk jurusan Saintek, pada tahun pertama kuliah, materi yang dipelajari adalah materi-materi SMA, tapi materi yang di pelajari bukanlah teori lagi seperti SMA melainkan lebih kepada Aplikasi dari teori-teori tersebut. Nilai plus nya adalah, ketika mempelajari aplikasi justru akan menguatkan pemahaman mengenai teori yang mungkin udah lupa. Nilai plus nya yang lain adalah pada soal SBMPTN soalnya justru banyak aplikasi dari teori.
                Singkat cerita mengenai latar belakang kenapa saya mengikuti SBMPTN lagi, karena memang saya merasa belum maksimal dengan SBMPTN yang sebelumnya. Sehingga saya tidak berada di kampus yang saya inginkan. Dengan persiapan yang sangat mepet dan tidak ada persiapan buat materi ujian sama sekali justru saya lolos. Meski pada awalnya saya tidak terlalu berharap bahwa saya lolos, soalnya melihat persiapan saya yang gitu-gitu aja. Soalnya melihat perisapan adek kelas saya waktu SMA yang keliatannya udah niat banget, ikut les, try out sana sini, bimbel, belajar tiap hari dan lain sebagainya yang bisa mengindikasikan bahwa dia bakal lebih siap dan lolos SBMPTN. Tapi kenyataannya jauh berbeda, dia justru nggak lolos, kenapa? Soalnya dia tidak punya persiapan mental yang baik. Namun bagi yang udah kuliah terus tes SBMPTN lagi, dengan persiapan yang seadanya tapi dengan kesiapan mental yang lebih dibandingkan dengan anak yang baru lulus SMA. Hal yang paling menentukan ketika EKSEKUSI TES SBMPTN adalah mental, meski dengan persiapan materi sematang apapun tapi kalau perisapan mentalnya nggak ada, takut gagal dan sebagainya justru akan mengurangi kemungkinan buat lolos.
                Cerita lainnya berasal dari teman-teman saya, banyak diantara teman-teman saya yang ikut SBMPTN lagi meski udah kuliah. Meski dengan persiapan yang ala kadarnya tapi mereka semua justru lolos, ada yang lolos di ITB, UGM, UNBRAW, IPB, UNDIP yang notabene katanya susah masuk ke kampus ini. Tapi ternyata bisa kok dengan nggak ada persiapan yang matang bisa lolos di kampus yang berada di jajaran kampus terbaik di Indonesia.

                Bagi kamu yang udah kuliah tapi pengen ikut SBMPTN lagi, JUST GO AHEAD. Nggak ada salahnya kok ikut SBMPTN lagi demi meraih impian dan cita-cita. Mumpung masih ada kesempatan kenapa enggak? Sebelum nanti menyesal ketika sudah tidak punya kesempatan lagi.
Temanmu Mencerminkan Dirimu (tips menakin hubungan pertemanan)

Temanmu Mencerminkan Dirimu (tips menakin hubungan pertemanan)

Seperti awal kelahirannya blog, pada awalnya blog digunakan sebagai diary secara Online. Orang bebas nulis apapun di blognya. Mau curhatan, tugas atau apapun yang di inginkan. Kali ini aku juga mau nulis apa yang ingin aku tuliskan. Karena kemarin-kemaren aku nggak sepenuhnya menulis apa yang ingin aku tulis melainkan apa yang ingin oranglain baca.
Yang ingin aku tuliskan dalam tulisan ini adalah cerita betapa stressnya aku di Semarang. Kota ini memang terkenal dengan cuacanya yang panas, secara letaknya ada di dataran rendah. Setelah sekian lama aku tinggal di jogja terus tiba-tiba pindah ke sini, butuh waktu yang cukup lama untuk menyesuaikan diri dengan kondisi kota ini. Di sini aku tinggal sendiri, dan mau-nggak mau aku harus nyaris orang buat jadi temen seperjuangan di Semarang.

Namanya nyaris temen itu susah-susah gampang, apalagi aku tipe orangnya susah nerima orang baru namun kalo udah kenal, udah deket bakalan susah buat aku lepasin. Kesan pertama ketemu orang-orang baru di sini seperti liat orang-orang memakai topeng berkeliaran dimana-mana. Secara umum mereka pasti ingi memberikan kesan yang terbaik terhadap orang lain. Kadang tuh sampai harus berpura-pura jadi orang lain biar dianggep baik. Ini sangat berkebalikan dengan aku yang super apa adanya. Sukanya simpel nggak suka ribet, aku ya aku, nggak bisa harus seperti orang lain.
Kendala-kendala dalam pencarian hubungan pertemanan yang sesungguhnya Bener-bener bakalan menjadi cerita buatku. Soalnya buatku temen itu lebih berharga dari uang. Untuk mendapatkan uang, ada ribuan jalan. Mulai dari yang halal sampai yang haram. Namun buat cari temen yang Bener-bener temen, susah. Kenapa? Soalnnya aku harus bisa melihat wajah asli dibalik topeng mereka. Banyak yang keliatan baik namun busuk, dan nggak sedikit juga yang keliatannya busuk namun sebenernya baik banget.
Dari pengalaman aku dalam pencarian hubungan pertemanan, aku sudah tertipu dengan beberapa orang yang aku anggap dia bakalan jadi temen yang Bener-bener temen. Mungkin karena topeng mereka sempurna menutupi wajah mereka, ya yang namanya make topeng tetep bakalan keliatan belangnya. Temen yang bakalan jadi beneran temen adalah dia yang selalu ada dan siap membantumu dalam kondisi susah, meski dia nggak selalu ada disaat kamu bahagia. Dia bakalan merasakan apa yang kamu rasakan tanpa kamu harus masih tau dia. Itulah yang bakalan jadi temen yang beneran temen.

Dari pengalaman ku ini, ada beberapa tips supaya tidak tertipu oleh topeng-topeng orang di sekitarmu. Lihat tulisan tangannya dengan analisa grafologi, grafologi ini adalah ilmu untuk mengetahui karakter seseorang melalui tulisan tangannya. Ada cukup banyak sumber yang bisa dipake untuk menganalisa tulisan tangan “calon temen “ mu, dari blok-blog banyak kok.

Dari tulisan tangan ini bakalan membongkar karakter apa saja tentang dia, apakah dia egois, apakah dia pelit, apakah dia suka Bong. Bakalan jawab semuanya di sini. Apa yang dia tuliskan Bener-bener ekspresi tentang apa yang ada di dalam dirinya. Mungkin susah di percaya tapi ini sudah saya buktikan. Simpel aja contohnya, ketika aku menulis, aku punya style penulisan tersendiri, mulai dari cara pegang pulpen, penekanan, arah penulisan dan sebagainya. Namun kalo aku disuruh menirukan style tulisan orang lain, untuk awal-awal pasti bisa. Tapi lama-lama pasti tetep aja kembali ke style penulisanku. Kenapa ini bisa terjadi, ya karena style yang aku gunakan bukanlah apa yang ada di dalam diriku.