Showing posts with label opinion. Show all posts
Showing posts with label opinion. Show all posts
Perbandingan kuliah di kampus swasta dan negeri

Perbandingan kuliah di kampus swasta dan negeri


Saya ingin menceritakan pengalaman saya kuliah di kampus swasta selama setahun dan kemudian memutuskan untuk pindah ke kampus dengan label milik pemerintah. Sebelumnya saya kuliah di salah satu kampus swasta yang ada di jogja. Kampusnya nggak mentereng mentereng banget tapi di tempat itu saya merasa lebihnyaman.
Beberapa hal yang membuat saya menyesal pindah kampus dari kampus swasta ke kampus dengan label negeri salah satunya adalah dari segi kenyamanan. Sejujurnya kuliah di kampus swasta itu jauh lebih nyaman daripada kampus negeri. Dari segi pelayanan pihak kampus ke mahasiswa di kampus swasta lebih terlayani dengan baik. Cukup sebanding dengan biaya kuliah yang dikeluarkan dengan pelayanannya. Pihak birokrat kampus cukup ramah dan kooperatif bisa membuat mahasiswa menjadi tidak malas berurusan dengan pihak birokrat kampus.
Kondisi lingkungan di kampus swasta itu sangat ideal untuk membuatmu cepat lulus.
Di kampus swasta cenderung memiliki tingkat kebebasan yang lebih tinggi, lebih fleksibel. Mahasiswa tidak terlalu dituntut ini itu, tidak diwajibkan ini itu. Kuliah jadi tidak terbebani bisa menjalani kulia dengan enjoy. Untuk urusan nilai, meski banyak dosen killernya tapi nilainya ga jelek-jelek banget asalkan bisa mengikuti dan menyesuaikan prosedur yang ada. Di kampus ku dulu jika nilainya jelek bisa mengambil perbaikan ya semacam semester pendek buat remedial, jadi nggak perlu khawatir dengan nilai jelek. Asalkan mau sedikit mengorbankan waktu lbur semester buat mengikuti remedial.
Masalah pendanaan, beasiswa dan segala macam yang berhubungan dengan uang, di kampus swasta memiliki birokrasi yang lebih singkat dan lebih mudah di urus daripada di kampus negeri. Jika kamu memiliki event yang berhubungan dengan kampus terus ingin mengajukan bantuan dana ke kampus, kampus swasta lebih melayani dengan baik. Besaran uang yang dikeluarkan kampus pun lebih besar daripada uang yang diberikan kampus negeri. Untuk beasiswa, di kampus swasta memang agak sedikit langka, tapi jika kamu ingin kuliah gratis sepenuhnya di kampus swasta rajin rajin saja maen ke kampus. Jika prestasimu cukup baik kampus akan membiayai kuliahmu full sampe lulus.
Jika cukup jeli menghitung-hitung, kuliah di kampus swasta itu lebih murah daripada kuliah di kampus negeri. Di kampus negeri umumnya menggunakan system ukt, dengan besaran biaya yang sama sampai lulus nanti. Sedangkan di kampus swasta pembayaran uang kuliah ditentukan berdasarkan jumlah sks yang di ambil. Jika kamu ambil sks sedikit uang kulaihnya lebih sedikit, kalau di kampus negeri mau ambil banyak ataupun sedikit sama aja bayar kuliahnya. System ukt sebenarnya cukup merugikan untuk mahasiswa tingkat akhir yang ambil sksnya dikit. Yang membuat kesan kuliah di kampus swasta mahal adalah pembayaran uang pembangunan, entah apapun itu namanya uang pembangunan ini biasanya dibayarkan pas awal-awal masuk. Jumlahnya memang tidak sedikit, tapi jika dibandingkan dengan kampus negeri, bagi mahasiswa masuk dengan jalur ujian mandiri pasti mengalami system seperti ini. Ketika awal masuk harus membayar uang pembangunan yang jumlahnya lebih mahal daripada kampus swasta, terus untuk pembayaran ukt juga di batasi, minimal golongan tertentu. Kalau ditinjau dari segi biaya, daripada masuk kampus negeri lewat jalur ujian mandiri lebih baik masuk kampus swasta saja.


Jomblo story : Alonely



Ditengah sepi, sendiri dan benar-benar sendiri tapi jangan pernah menyadari bahwa sebenarnya kamu sedang sendiri. Menyadari bahwa dirimu sedang sendiri akan membawamu kedalam bagian “mellow” dalam hidupmu. Mengeluh, mengeluh dan mengeluh dengan keadaan, mengeluh di dalam kesepian dan kesendirian. Mengeluh takkan pernah menyelesaikan masalah, dengan mengeluh solusi tak bisa dating. Mengeluh sama saja menyalahkan keadaan, keadaan sebenarnya tak salah. Hanya saja yang salah adalah caramu menyikapi keadaan. Tidak ada yang menciptakan keadaan kecuali dirimu sendiri. Yang harusnya dikeluhkan adalah dirimu, kenapa bisa dengan mudah mengikuti arus, terbawa arus dan tenggelam di tengah lautan keluhan. Ada pepatah yang mengatakan, “ Hanya ikan mati yang terbawa arus”. Ikan mati ya ikan mati, dia hanyalah bangkai yang tak bisa bergerak untuk melawan arus. Sudah tidak bisa merubah keadaan, hanya bisa mengikuti derasnya arus yang menerpa. Tidak peduli menabrak batu, tidak peduli tersangkut, tidak peduli dimakan oleh binatang rendahan pemakan bangkai.
Sendiri dan mengeluhkan kesendirian bukanlah solusi untuk merubah keadaan. Keadaan takkan berubah dengan keluhan, keadaan akan berubah dengan gerakan. Gerakan perlawanan, gerakan perubahan. Sudah secara alamiah semua benda di dunia ini memiliki kemampuan untuk melawan, hukum fisika, aksi-reaksi sebenarnya tak berbeda jauh dengan melawan dan di lawan. Aksi sama saja melawan dan reaksi adalah bentuk perlawanan. Lawan kesendirianmu, lawan kesepianmu, dan lawan kehampaan dalam hidupmu.
Setiap orang memiliki cara masing-masih untuk melawan keadaannya. Melawan semua keadaan yang mengekangnya. Begitupun aku, aku punya caraku sendiri untuk melawan kesendirianku, kesepianku dan kehampaan dalam hidupku. Cara yang paling efektif untuk melawan kesendirian adalah dengan tidak merasakan sendiri. Karena ketika merasa bahwa dirimu benar-benar sendiri sangatlah menyebalkan.
Salah satu bentuk perlawanan kesendirianku adalah dengan menikmati hobiku. Seperti kebanyakan cowok, aku punya hobi dengan hal-hal yang berkaitan dengan otomotif. Mulai dari otak-atik mesin sampai ngebut-ngebutan di jalanan. Setiap cowok yang punya hobi seperti ini pasti menganggap motornya merupakan salah satu bagian terpenting dalam hidupnya, bahkan mungkin pacarnya. Cowok seperti ini lebih rela berlama-lama menunggu motornya di bengkel daripada nungguin cewek belanja di mall, lebih milih jalan dengan motor keren daripada cewek cakep. Begitupun dengan aku, seandainya aku punya pacar jika di ukur seberapa besar rasa sayang yang aku miliki dengan pacarku kemudian dibandingkan dengan seberapa besar rasa sayang dengan motorku hasilnya adalah tingkat rasa sayang ke motor sedikit lebih besar daripada sayang sama pacar. Seandainya motor sakit aku juga akan merasakan sakit, bukan sakit secara fisik tapi sakit di dalam jiwa. Seandainya cewekku sakit, aku belum tentu merasakan sakit yang sama, seandainya merasakan sakit yang sama itu bukan karena ikatan batin yang kuat tapi karena penyakitnya menular.

gambar dari lajupacu.wordpress.com


Buat para cewek yang sanggup mengalahkan rasa sayang cowok ke motornya berarti kamu benar-benar spesial buat cowok itu. Meski motor dan cowok adalah hal yang susah di pisahkan tapi cowok dan cewek adalah hal yang tak bisa di pisahkan.

Kerennya Cewek Teknik



jadi cewek teknik itu luar biasa, karena tidak semua cewek mau masuk teknik, mau bertahan dengan pilihannya, dan menjadi minoritas diantara anak teknik yang kebanyakan cowok. Cewek teknik itu ibarat intan diantara lumpur. Kenapa? Ya karena kontras banget ada sosok yang berkilau di lingkungan yang redup. Jumlah cewek di teknik itu tidak bakalan lebih dari setengah jumlah total mahasiswanya. Ya kecuali untuk jurusan tertentu seperti teknik lingkungan yang rata-rata memang jumlah ceweknya lumayan banyak. Tapi untuk jurusan yang cowok banget seperti di teknik mesin, cewek teknik sangat langka.

Tau nggak? Putri Indonesia 2015 ternyata anak teknik lho, !
dia kuliah di UNDIP jurusan teknik Planologi

Cewek teknik pasti cewek yang tangguh


kalau dibandingkan dengan cewek dari jurusan lainnya cewek teknik keliatan lebih macho dan kadang keliatan tomboi. Ketangguhan cewek teknik itu tidak di lihat dari tingkat ketomboiannya tapi dilihat seberapa kuat dia menjalani kehidupan sebagai anak teknik yang begitu berat penuh dengan tekanan, butuh fisik dan mental yang kuat, dan satu lagi nggak boleh cengeng. Karena di dunia teknik harus kuat ketika di marahi, harus bisa menahan diri ketika dikatain dengan perkataan yang kasar, dan harus berani untuk membela diri. Tidak boleh ada kata baper disini, kalau memang tidak kuat berada di teknik ya mending keluar atau pindah jurusan aja.




Cewek Teknik Itu Keren


meskipun kebanayakan anak teknik memiliki penampilan yang biasa-biasa saja namun ternyata cewek teknik memiliki daya tarik tersendiri. Ketika orang-orang ditanya mengenai anak teknik, jawaban yang paling sering mereka jawab “anak teknin itu keren” Kerennya anak teknik yang dipandang orang kebanyakan adalah anak teknik secara umum, namun untuk cewek teknik itu lebih keren. Alasannya ya karena cewek teknik itu jarang yang masuk jurusan teknik, jadinya mereka memiliki point plus tersendiri dari pandangan orang-orang. Ya memang, sesuatu yang yang di anggap keren itu karena jarang di jumpai. Kalau misan cewek dengan jurusan psikologi atau ekonomi itu dianggap biasa saja, ya karena populasi cewek di jurusan itu memang banyak.




Cewek teknik itu lebih mandiri


meskpun tidak semuanya demikian, jika dibandingkan dengan cewek di jurusan selain teknik cewek teknik memang bisa dibilang lebih mandiri. Salah satu alasannya memang ketika masuk kedalam dunia teknik siapapun dituntut untuk mandiri. Apalagi untuk jurusan teknik yang bidang kerjanya kebanyakan turun ke lapangan langsung. Kemandirian sangat penting dan sangat dibutuhkan disini. Parameter yang digunakan untuk menilai seberapa mandirinya dia adalah dengan melihat seberapa mapukah dia untuk mengurus keperluannya sendiri tanpa terlalu banyak merepotkan orang lain. Misalnya minta antar jemput, bisa mengatasi permasalahannya sendiri tanpa banyak ngeluh dan banyak nangis. Kebanyakan cewek memang ketika ada banyak masalah bisanya cuman nangis dan berharap masalah yang dihadapinya bisa terselesaikan sendiri. Tapi untuk cewek teknik, air mata itu bukanlah jalan utama untuk mendapatkan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Jadi mau tidak mau meskipun hati ingin menangis cewek teknik masih bisa mikir atau setidaknya berdiskusi dengan yang lainnya untuk mencari solusi.




Meski memiliki penampilan yang biasa-biasa saja dia sangat menarik


Memang kebanyakan cewek teknik tidak terlalu memperhatikan penampilannya, biasa tampil no make up dan kurang stylish. Namun justru ini yang menarik, dengan terbiasa tampil tanpa makeup menandakan bahwa dia cukup percaya diri dengan penampilannya. Jadinya kalau misal dia mau di ajak jalan nggak kelamaan nunggu dandan. Cewek yang pake make up justru terkesan kurang perccaya diri dengan penampilannya, seperti memakai topeng biar keliatan cantik dan menarik. Padahal secara tidak sadar mereka sering “maksa” biar keliatan cantik dan menarik. Percaya atau tidak, cowok itu lebih suka sama cewek yang mukanya natural, tidak pake topeng (read : makeup).











Tanda tanda kalau salah masuk jurusan kuliah


Salah pilih jurusan saat kuliah sering terjadi, tapi bukan berarti sepenuhnya tidak bisa di perbaiki. Masih ada kesempatan kok buat ikut bursa persaingan masuk PTN\PTS di tahun kedua atau tahun ketiga setelah lulus. Salah pilih jurusan biasanya terjadi kalau terlalu terburu-buru pilih jurusan, takut tidak tidak lolos ujian masuk jadi pilih jurusan yang asal bisa masuk, di setir sama orang lain biar masuk jurusan tertentu, atau cuma pilih jurusan karena liat prospek kerja yang menarik dan masih banyak alasan lagi. Salah pilih jurusan kuliah memang tidak enak rasanya, harus dipaksa mempelajari hal yang tidak berdasarkan passion. Kalau menjalani suatu hal dengan terpaksa hasilnya tidak akan maksimal. Salah satu parameternya bisa dilihat lewat ip yang jeblok atau tidak bisa menikmati kuliah, bisa juga dilihat dari tidak adanya rasa puas dalam hati selama kuliah. Berikut adalah tanda-tanda yang bisa mengindikasikan kalau kamu salah masuk jurusan.
Tidak bisa menikmati kuliah
Ini bisa menjadi indikasi pertama bahwa kamu salag masuk jurusan. Setiap kali perkuliahan akan terasa begitu menyiksa dan tidak ada hal yang bisa di nikmati saat perkuliahan. Ini bisa di lihat dari tidak adanya rasa tertarik dan antusias terhadap mata kuliah yang berhubungan dengan jurusan yang di ambil. Tapi biasanya di tahun pertama kuliah matakuliah yang di pelajari merupakan matakuliah yang umum seperti kalkulus, fisika, dan kimia kalau jurusanmu masuk jurusan eksak tapi. Matakuliah tadi belum tentu bisa jadi parameter kalo kamu salag jurusan. Yang bisa jadi parameter kalo kamu salah masuk jurusan hanya matakuliah jurusan seperti gambar teknik kalo kamu yang jurusan teknik. Untuk jurusan tenik mesin mata kuliah ini cukup penting, harus bisa gambar komponen komponen mesin tanpa ada kesalahan yang fatal. Garis yang terlalu tebal atau melenceng satu mili aja bisa jadi kesalahan yang tidak bisa di toleransi. Kalau memang punya passion kesalahan ini tidak akan menjadi masalah yang berarti. Dengan adanya passion yang di miliki setidaknya bisa men jadi penyemangat untuk gambar ulang. Tapi buat orang yang nggak punya passion, ngulang nggambar akan jadi masalah. Buat orang yang punya passion kesalahan bisa jadi media pembelajaran untuk menjadi seorang ahli tapi kalo buat orang yang tidak punya passion kesalahan adalah penghalang, kesalahan adalah pematah semangat. Meskipun sebenarnya tidak ada orang yang sempurna di dunia ini yang bisa belajar tanpa kesalahan. Di kalangan anak teknik pasti familiar dengan quote ini "SEORANG AHLI AWALNYA JUGA SEORANG PEMULA"
Bedanya orang yang punya passion dan merasa di jurusan yang cocok kegagalan di awal pembelajaran tidak akan melemahkan semangatnya.
Merasa dirinya tidak berkembang
Orang yang bekerja dan belajar tidak sesuai dengan passion yang dia miliki akan merasa potensi yang ada di dalam dirinya tidak berkembang. Terutama ketika passion yang dia miliki tidak sejalan dengan bidangnya. Misalnya jika dia punya passion di teknik tapi ambil kuliah ekonomi pasti akan terjadi perang batin di dalam dirinya. Anak

Alasan Kenapa Orang mau capek-capek mendaki gunung

Ketika ditanya kenapa orang mau capek-capek naik gunung sebenarnya jawaban yang paling bagus menurut saya adalah rasakan saja sensasinya. :). Naik gunung itu tidak sembarangan butuh persiapan, perjuangan, dan pengorbanan. Harus mau bersusah payah melawan dingin, melampaui batasan fisik, meluangkan waktu, mengeluarkan uang, dan bahkan berani bertaruh nyawa menghadapi bahaya yang mungkin saja terjadi di luar sana.




Di atas gunung bisa membuka mata bahwa betapa kecilnya dirimu mu di dunia ini

Jelas!, dari atas gunung kamu bisa membandingkan seberapa besar dirimu dibandingkan dengan dunia yang begitu besar dan luas ini. Dengan membandingkan tinggimu yang tidak lebih dari 3 meter dibandingkan dengan gunung yang tingginya bisa sampai beberapa ribu meter akan semakin membuatmu sadar betapa kecilnya dirimu. Dengan menyadari betapa kecilnya dirimu dibandingkan dengan dunia ini akan membuatmu semakin sadar betapa kecil dan tidak berdayanya dirimu terhadap Tuhan yang telah menciptakan dunia dan seisinya yang sudah di atur sedemikian rupa dengan penuh keseimbangan dan ketelitian.

Bagi kamu yang masih percaya dengan Tuhan, kamu bisa menambah tingkat keimananmu disini. Dengan melihat secara langsung ciptaanNya kamu bisa renungkan kenapa Tuhan menciptakan semua ini, kenapa Tuhan menciptakan gunung,

Segala halangan dan rintangan yang dilalui bisa tahu karakter asli temenmu

Beberapa orang di sekitarmu hidup di balik topeng, namun ketika kamu dengan temenmu naik gunung bareng kamu akan tau bagaimana wajah asli temenmu. Segala permasalahan yang di hadapi ketika naik gunung semua topeng yang di pakai akan terbongkar, akan larut oleh keringat yang mengucur, akan terbang terbawa angin gunung, akan hancur ketika melawan beratnya medan. Semua hal mengenai kepribadian seseorang, apakah dia baik atau buruk dapat kamu nilai sendiri di atas gunung. Kamu bisa tau mana yang egois, mana yang care dan berani berkorban, semuanya dapat kamu nilai sendiri. Ketika kamu ingin mencari siapa orang yang bisa di jadikan orang spesial di hidupmu, mungkin dengan mengajaknya mendaki kamu bisa menilai sendiri apakah orang yang kamu pilih adalah orang yang pas atau tidak. Dengan begitu kamu bisa memilih orang yang tepat, orang yang kamu cari selama ini. Atau setidaknya jamu bisa tau mana teman sejati dan mana teman yang sekedar teman.

Kamu bisa tahu batasan dirimu


naik gunung itu butuh yang namanya perjuangan, pendaki yang kuat tidak selalu sampai puncak tapi pendaki yang tangguh pasti bisa mencapai puncak. Pendaki yang angguh adalah pendaki yang mampu melampaui batasan dirinya, mampu melampaui batasan fisik yang dia miliki, bermental baja untuk menggapai tujuan. Meski berat, meski lelah tapi mempunyai tekad yang kuat untuk mengalahkan dirinya sendiri.

Kamu bisa tahu betapa pentingnya teamwork


teamwork sangat berarti saat melakukan pendakian, disini akan terlihat mana pemimpin yang baik dan mana pemimpin yang buruk. Pemimpin tidaklah harus memimpin sebuah team, namun setidaknya dia mampu untuk memimpin dirinya sendiri untuk tidak banyak mengeluh dan menjadi beban orang lain. Pendakian tanpa teamwork akan kacau, setiap anggota tim mempunyai peranan masing masing. Ada yang bertugas untuk mendirikan tenda, masak, dan sebagainya. Teamwork akan sangat terasa ketika mendirikan tenda, meskipun sebenarnya bisa mendirikan tenda sorang diri namun buat apa membawa banyak orang tapi tidak ada gunanya. Disini sangat diperlukan seorang pemimpin, setidaknya orang yang tau bagaimana caranya mendirikan tenda dan mengarahkan orang lain yang kurang begitu paham untuk mendirikan tenda agar bisa mendirikan tenda bersama.

Dari atas gunung bisa melihat betapa indahnya dunia


Menurut saya, para pendaki gunung adalah salah satu orang yang beruntung, bisa melihat betapa indahnya dunia ini. Karena tidak semua orang memiliki kesempatan dan kekuatan untuk bisa melihat alam yang begitu indah yang telah Tuhan ciptakan. Selagi masih punya kekuatan dan kesempatan, pergilah sejauh mungkin dari rumah untuk mencari nilai-nilai kehidupan yang begitu berarti atau hanya sekedar untuk menikmati keindahan dunia ini. Sungguh sayang orang yang hidupnya hanya mondar mandir di sekitar rumah, padahal Tuhan telah menciptakan gunung dan lautan untuk manusia. Meski naik gunung itu melelahkan tapi kamu bisa melihat kumpulan awan dibawah kakimu, bisa melihat indahnya lampu kota di malam hari di bawah sana. Bisa menikmati indah dan wanginya bunga edelweiss di habitatnya yang memang hanya bisa tumbuh di dataran tinggi. Itu adalah kesempatan yang langka, yang belum tentu bisa datang seumur hidup sekali.

Setiap langkah akan terasa begitu berharga

ketika semakin mendekati puncak, langkah kaki akan terasa begitu berat dan setiap langkah akan terasa berharga. Inilah yang disebut dengan langkah0langkah perjuangan, jangan oerhnah sia-siakan setiap langkah ini. Meski berat dan pengennya nyerah aja tapi perjalanan yang sudah dilakukan sejauh ini bukanlah untuk menyerah, namun untuk membentuk pribadi yang gigih yang tangguh dan oantang menyerah meski setiap langka terasa begtiu berat dan begitu sulit. Orang yang bisa menginjakkan kakiknya di puncak hanyalah orang-orang yang mempunyai semangat juang yang tinggi. Esensinya jika di terapkan di kehidupan sehari-hari adalah ketika kita menginginkan sesuatu kita harus terus berjuang, berusaha meski keadaan semakin sulit.




Mungkin itu, semoga bermanfaat. Jika ada saran ataupun kritik atau juga ingin bercerita mengenai pengalaman pendakian yang pernah di lakukan silahkan tuliskan di kolom kometar. :)
IP bukan INDEKS PENDERITAAN

IP bukan INDEKS PENDERITAAN


IP merupakan singkatan dari Indeks Prestasi yang di hitung berdasarkan nilai mata kuliah dan jumlah sks yang di ambil. Menanyakan IP kepada mahasiswa terutama mahasiswa teknik merupakan hal yang bisa di bilang tabu. Kenapa? Karena kebanyakan anak teknik IP nya tidak terlalu tinggi, ya karena memang kuliah di jurusan teknik itu tidak gampang. Tapi meskipun kuliah di teknik itu bisa di bilang susah banyak juga kok yang bisa dapat IP cumlaude bahkan sempurna di jurusan teknik.

Penghitungan IP tidaklah selalu sama dengan perjuangan yang sudah di lakukan selama satu semester kuliah. Meskipun sudah berjuang semaksimal mungkin, tugas ngerjain, datang tiap hari ke kampus, praktikum di jalanin, laporan di selesaiin dengan sekuat tenaga dan semaksimal mungkin dengan harapan bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Sehingga ketika ditanya tentang IP bisa menjawab dengan percaya diri. Tapi proses panjang itu bukanlah menjadi penentu utama IP, penentu utama IP itu ketika ujian, baik UTS maupun UAS atau ujian yang lainnya yang hanya di lakukan dalam beberapa hari bahakan beberapa menit saja. Perjuangan selama setahun tergantung dari menit-menit penentuan itu. Bagi yang tidak bisa mengikuti menit-menit penentuan itu ya bisa jadi perjuangan selama satu semester yang lalu hanyalah sia-sia belaka.
perjuangan yang dirangkai selama 1 semester kini hanyalah debu yang tak berarti ketika 1 hari itu lebih mempengaruhi. Jadi buat apa 1 semester ini? Mengapa hanya 1 hari itu yang jadi patokan?” (jonathan, 2016)
Bukan hanya itu, terkadang dosen pun begitu otoriter dalam memberikan nilai kepada mahasiswanya. Padahal mahasiswanya sudah berjuang semaksimal mungkin dengan harapan bisa dapat nilai bagus, eh ternyata tiba-tiba pas pengumuman dapet nilai yang jauh di bawah ekspektasi. Harapannya dengan perjuangan yang semaksimal mungkin biar dapet A atau minimal B tapi tiba-tiba ketika nilai keluar dapatnya malah C atau bahkan lebih buruk dari itu. Parahnya lagi, ketika nilai keluar seringkali tidak ada transparansi nilai dari pihak dosen, tau-tau C aja. Tidak ada pemaparan yang jelas mengenai parameter yang digunakan kenapa bisa tiba-tiba dapet nilai itu. Bahkan ada juga hanya gara-gara seorang dosen tidak menyukai sikap seorang mahasiswa, dosen dengan tega memberikan nilai jelek kepada mahasiswanya. Padahal di kontrak kuliah yang di paparkan pada saat awal kuliah, parameter yang digunakan adalah penilaian mengenai tugas, kehadiran dan Ujian. Kenapa bisa tiba-tiba ketika memberikan nilai ada parameter lain? Memang, kulai itu tidak melulu soal IP, kuliah juga bukan buat mengejar-ngejar IP. Tapi ketika kuliah juga butuh IP. IP juga bisa jadi syarat ketika mau mengikuti suatu organisasi, syarat beasiswa dan sebagainya, bahkan kedepannya IP juga bisa menjadi penolong seleksi tahap awal ketika mencari pekerjaan. IP juga merupakan bentuk tanggung jawab kepada orang tua kita, kadang parameter keseriusan saat kuliah dinilai oleh orang tua melalui seberapa besar IP yang bisa diperoleh. Memang orang tua tidak pernah mempermasalahkan tentang besaran IP yang di dapat. Karena orang tua juga pasti tau betapa susahnya untuk mendapatkan nilai yang range nya hanya 1-4.

Memang IP bukanlah segalanya, tapi kadang segalanya butuh IP.

Jika nilai kehidupan = 100, yang akan menjadi parameter keberhasilan hidup seseorang. IP maksimal hanya bernilai 4% nya saja. Tapi Range 1-4 itu seringkali jadi patokan, seringkali jadi syarat, seringkali jadi bahan pertimbangan. Padahal nilai 1-4 itu tidak selalu bisa mewaliki nilai 100 yang menjadi parameter keberhasilan. Nilai 1-4 hayalah bilangan awal untuk memulai sampai 100, nilai 1-4 hanya teori mengenai 96 nilai lainnya yang hanya di dapatkan di bangku kuliah, yang 96 lainnya di dapatkan di kehidupan nyata.
Inilah mengapa IP tidak bisa menjadi penentu kesuksesan seseorang, mungkin orang yang IP nya tinggi bisa mendapatkan nilai yang baik di nilai awal kehidupan, tapi untuk 96 nilai lainnya dia belum tentu bisa mendapatkannya atau mungkin sebaliknya bagi orang yang IP nya rendah mungkin tidak mendapatkan nilai yang baik untuk modal awal kehidupan, tapi dia bisa mendapatkan nilai maksimal untuk 96 nilai kehidupan lainnya.
So jangan bersedih buat yang IP nya rendah, tetaplah semangat. Kuliah bukan melulu soal IP.




Serius ! NGGAK BUTUH BIMBEL Buat lolos UN dan SBMPTN


beneran, nggak butuh bimbel buat lolos UN sama SBMPTN yang dibutuhkan hanyalah niat dan tekad yang kuat!. Niat sama tekad yang kuat sudah cukup buat jadi modal utama buat lolos UN sama SBMPTN. Modal itu sudah cukup jitu untuk menguasai semua materi yang di ujikan di ujian, sudah cukup jitu untuk ,mengalahkan program bimbel yang cukup menguras uang dan juga cukup melelahkan.

NIAT + TEKAD = KUNCI JAWABAN UJIAN

nggak percaya? Ini ada kisah mengenai pengalaman UN sama SBMPTN yang sudah saya alami beberapa tahun yang lalu. Ceritanya pada waktu itu saya termasuk orang yang nggak ikut bimbel gara-gara nggak percaya sama bimbel sedangkan sebagian besar teman seangkatan saya pada ikut bimbel sana sini. Pada awalnya mereka yang pada ikut bimbel nilainya bagus-bagus mulai dari ulangan harian sampai tryout. Sedangkan saya yang bukan anak bimbel nilainya jauh di bawah mereka. Tapi itu tidak bertahan lama, ketika UN tiba saya balik keadaan, yang tadinya saya di bawah jadi di atas.

Percaya atau tidak, ketika tryout nilai matematika saya tidak pernah lebih dari 4, WOW betapa bodohnya saya. Tapi dari situ lah saya bisa membalikkan keadaan, ternyata anak-anak bimbel sebagian besar dari mereka tidak terlalu memahami mengenai konsep dasar materi yang mereka pelajari. Di bimbel, kebanyakan dari mereka hanya diajari intisari materi tanpa penjelasan yang mendasar, hanya diajari rumus-rumus praktis yang tidak mereka pahami bagaimana asal mulanya. Jadi bisa dibilang ketika di bimbel mereka cuman disuruh nelen materi yang nggak mereka pahamin. Sedangkan saya mencoba merintis secara otodidak materi materi buat UN dan SBMPTN mulai dari konsep dasarnya. Memang susah dan memang butuh perjuangan yang lebih keras untuk bisa menelan materi yang segitu banyak dan begitu memusingkan. Pada awalnya saya begitu lamban dalam belajar, susah masuk materinya makannya tyrout nilainya tidak begitu bagus.

Perlahan tapi pasti dengan modal nekad yang sudah mengorbankan nilai tryout yang jeblok. Esensi belajar dari dasar mulai terasa ketika UN. Banyak soal-soal UN yang ternyata tidak seribet dan serumit yang saya kira. Soal-soalnya banyak mengenai konsep dasar, sampe ke soal-soal hitungan sekalipun. Disinilah produk bimbel dan produk otodidak di adu, kebanyakan anak anak bimbel bilang kalo soalnya banyak yang jebakan dan tidak sesuai ekpektasi mereka. Bagi saya soal-soal yang keluar bukanlah soal jebakan, namun hanyalah ketelitian dan bisa di selesaikan dengan logika sederhana tanpa harus menghitungnya dengan perhitungan yang cukup rumit dan memakan waktu.

Kunci jika mau mengerjakan soal tanpa banyak buang waktu adalah dengan memahami konsep dasarnya, terus bawa lagi ke konsep dasar. Dengan ini pengerjaan akan jadi lebih mudah dan jawabannya bisa di prediksi tanpa harus melalui perhitungan terlebih dahulu. Namun tetap jangan lupa di hitung, untuk membuktikan perhitungan dengan prediksi. Jika hasilnya berbeda, jangan langsung di kepoin, simpan saja dulu lanjut ke soal berikutnya. Karena kepo bakalan makan banyak waktu. Ketika masih ada waktu, cek lagi soal yang pengen di kepoin tadi, dan temukan jawaban yang sekiranya benar.

Banyak anak bimbel yang justru terjebak dengan rumus instan ala bimbel yang mereka anut, rumus instan yang mereka pakai tidak selamanya bisa di terapkan di semua soal, hanya pada soal-soal tertentu. Jika mereka tidak memahami konsep rumus instan yang mereka pakai, otomatis mereka akan terjebak pada jawaban yang keliru. Makannya jangan heran kalau anak bimbel ketika UN banyak yang nilainya justru turun.

Bukan bermaksud sombong, tapi untuk sekedar bukti saja, nilai UN matematika saya termasuk kedalam nilai matematika tertinggi di sekolah, bisa di bilang nyaris sempurna. Sebagian besar anak-anak bimbel instan nilanya tidak ada yang lebih dari 8,5. sekali lagi, ini adalah bukti betapa pentingnya memahami konsep dasar, meski tryout nggak pernah lolos tapi UN bisa lolos.

Pembuktian selanjutnya betapa pentingnya memahami konsep dasar adalah ketika SBMPTN. Di SBMPTN ini saya merasa sangat di untungkan, karena soal soal yang keluar begitu banyak yang bermain di konsep dasar dan logika sederhana. Dengan santai dan penuh percaya diri saya bisa melewati soal demi soal SBMPTN, mungkin bisa baca postingan sebelumnya di lolos SBMPTN nggak harus belajar tiap hari di bimbel atau di belajar mepet tapi lolos SBMPTN passing grade tertinggi FT UNDIP

kabar buruk banyak saya dengan dari teman-teman saya yang anak bimbel, banyak dari mereka yang tidak lolos SBMPTN, meski jurusan yang mereka pilih passing gradenya tidak terlalu tinggi. Setelah di diskusikan pasca SBMPTN, ternyata kebanyakan dari mereka juga terjebak pada rumus singkat tanpa pemahaman konsep dasar. Alhasil jawaban mereka banyak yang salah.

Tips lagi buat lolos SBMPTN, jangan pernah terpaku pada passing grade, lakukan saja yang terbaik yang kamu bisa. Jangan pernah itung-itungan berapa soal yang kamu kerjakan dan kira-kira udah lolos passing grade apa belum. Kerjakan saja semaksimal mungkin yang kamu bisa, lupakan passing grade, passing grade yang sudah keluat itu adalah passing grade ujian tahun lalu. Passing grade tahun ini yang menentukan kamu sendiri. Mau passing grade nya naik atau turun yang bikin itu semua pserta SBMPTN nya sendiri.

Sekali lagi abaikan passing grade, ketika kamu melihat passing grade bisa saja membuat mental dan rasa percaya diri jadi down. Kerjakan dengan lepas, jangan biarkan passing grade menghantui. Pengalaman mengenai berpatokan passing grade yang berujung tidak lolos SBMPTN juga di alami oleh teman saya. Waktu itu teman saya benar benar memperhitungkan berapa soal yang harus dia jawab dengan benar, berapa maksimal soal yang boleh salah jawabannya. Memang dari perhitungan dia sudah lolos passing grade tahun lalu, tapi apa yang terjadi. Passing grade di tahun dia ujian ternyata naik drastis diluar perkiraan dia. Alhasil dia pun nggak lolos SBMPTN.

Katakan pada diri anda sendiri, ketika anda memberikan yang terbaik, pasti akan ada hasil yang terbaik. Jangan pernah berharap hasil yang terbaik jika belum memberikan usaha yang terbaik. Tapi akan lebih baik jika memberikan usaha yang terbaik dan tidak berharap apapun, karena ketika memberikan usaha yang terbaik tapi hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi hasilnya hanyalah kecewa. Seperti lagunya coldplay, “when you tyr the best but you dont sucseed, when you get what you want but not what you need, when you feel so tired but cant sleep”. Namun ketika kita tidak mengharapkan apapun, hanya daang kerjakan dan biarkan apapun hasilnya nanti harus siap menerimanya. Jangan lupa juga siapkan langkah selanjutnya untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bakal terjadi.

Balik lagi dengan NIAT + TEKAD = KUNCI JAWABAN UJIAN. Intinya untuk memahami materi sampai ke akar-akarnya butuh perjuangan, butuh waktu, butuh keringat dan usaha yang ekstra. Niat dan tekad yang kuat akan mengalahkan rasa malas yang datang. Tekad yang kuat akan menghalau rasa lelah dan letih yang menyerang sewaktu waktu. Ingat untuk mendapatkan sesuatu yang di inginkan harus ada sesuatu yang harus di korbankan.
Seperti pada reaksi kimia, reaktan adalah usaha dan produtnya adalah hasil. Untuk mendapatkan hasilnya haruslah melewati reaksi yang disebut dengan ujian. Usaha dapt berupa belajar, doa, dan keberuntungan yang masuk kedalam katalis. Namun tak selamanya katalis itu ada.

Lakukan yang terbaik dan semoga mendapatkan hasil yang terbaik.
Ada banyak jalan menuju roma, ada banyak jalan untuk menggapai cita-cita. Gagal masuk PTN masih ada PTS, masih pengen masuk PTN? Masih ada kesempatan tahun depan. Jangan persulit dan jangan persempit pikiran dengan memasukkan pemikiran pemikiran negatif, jangan pernah pikirkan gagal jika tidak ingin gagal, namun butuh antisipasi gagal jika ingin sukses.

Itu saja, semoga bermanfaat jika ada kritik dan saran atau apapun silahkan tulis di kolom komentar. Jangan lupa share jika menurut anda bermanfaat dan jangan lupa komen jika menurut anda nggak ada manfaatnya. Thanks for reading :)  


5 Alasan kenapa cowok males nemenin cewek belanja


                Buat para cewek jangan sakit hati, ini adalah sebagian kecil fakta kenapa cowok males nemenin kamu belanja. Bukan bermaksud menjelek-jelkan cewek kalo belanja, tapi buat mawas diri, supaya kamu juga bersikap sewajarnya ketika meminta cowok untuk nemenin belanja.  Ini juga buat kebaikanmu biar cowokmu ogah-ogahan kalo disuruh nemenin kamu belanja.

1.       Lama

Ini point yang paling bikin males buat cowok kalo disuruh nemenin cewek belanja. Lama disini bukan lama nungguinnya tapi lama milih-milih barang yang mau dibeli. udah tertarik sama barang yang pertama di lihat terus liat barang yang di sebelahnya tertarik juga, terus di banding bandingin mana yang lebih bagus sampai obrak-abrik dagangan orang satu toko buat milih mana yang paling bagus dan ujung-ujungnya milih barang yang pertamakali dia lihat. Buat kamu yang cewek, pernah nggak kaya gitu?  Jangan kaget atau kesel kalo cowok mu bakalan males banget nemenin kamu belanja. Kalo emang pengen ditemenin cowokmu buat belanja ya jangan terlalu lama milih-milih barangnya, cowokmu juga males nungguin.

2.       Cewek suka ga fokus kalo liat diskon

ekspresi cewek kalo liat diskon



Mata cewek kalo udah liat yang namanya diskon suka salah fokus, semuanya yang berdiskon pengen dia beli. Sampai lupa dengan barang yang sebenarnya mau dia beli dan akhirnya nggak kebeli. Duh-duh... kalo dalam pikiran cowok kalo nemenin ceweknya yang nggak fokus gara gara diskon pengen banget pasang kacamata kuda ke ceweknya, biar fokus nggak lirik kanan kiri. Saran nih buat cewek yang suka kaya gini, buatlah list belanjaan, biar barang yang sebenarnya dibutuhkan itu terbeli dulu. Kalau mau liat-liat diskonan ya ananti setelah barang yang kamu perluin sudah di tangan.

3.       Ribet

milihnya lama, padahal sih sama aja

Point ini yang paling sering bikin cowok kesel kalo nemenin cewek belanja, RIBET. Cewek itu ribet banget kalo lagi milih-milih barang yang dia beli, terutama pakaian. Entah itu baju, celana, rok, kerudung, sepatu atau segala atribut yang biasa di pake cewek. Misalnya nih, kalo liat baju yang dia suka. Udah liat-liat, milih-milih dan obrak-abrik dagangan orang, lama banget. Ketika nemu yang menurutnya cocok, pas dicoba “kok aku keliatan gendutan ya pake ini... nggak jadi beli deh...” .  kalau cowoknya nggak sabar-sabar banget udah di tinggal pergi deh.

Buat para cewek, please jangan bikin cowok yang nemenin kamu belanja hilang kesabaran gara-gara kelakuanmu sendiri. Kalo mau milih-milih ya sewajarnya aja, jangan bikin cowok yang nemenin kamu belanja jadi males dan bisa-bisa kamu di tinggal pulang.

4.       Sangat kejam kalo nawar harga

Ini point kekejaman cewek kalo belanja di pusat grosir atau di pasar tradisional. Kalo nawar nggak kira kira, langsung banting harga se rendah-rendahnya dan nggak jarang bikin yang jual kesel dan secara halus ngusir dia. Kalo belanja di pusat grosir emang sih masih bisa di tawar, tapi tawarlah sewajarnya jangan tawar jauh dibawah harga. Belanja di pusat grosir atau di pasar tradisional itu secara tidak langsung akan mendukung perekonomian orang lokal. Masa beli barang di mall dengan harga selangit kamu iyain aja, sedangkan kalo beli di pasar tradisional kamu press harganya. Padahal sebenarnya kalau kamu belanja di mall, itu hanya memperkaya pengusaha yang sudah kaya, sedangkan ketika belanja di pasar tradisional, ikut membantu pengusaha kecil untuk berkembang. Masa tega sih melemahkan pelaku usaha yang masih lemah.

5.       Disuruh bawa barang belanjaan

macho cowokmu ilang kalo suruh bawa belanjaanmu seabreg


Poin ini juga sering buat cowok kesel kalo nemenin cewek belanja, udah bawa belanjaannya banyak, berat, harus nemenin muter-muter lagi buat nyari barang yang dia cari. Please cowokmu bukan babu, meski cowokmu kekar penuh otot, kalo disurung membawa barang belanjaanmu yang banyak + muter-muter + nungguin milih-milih ya lama-lama pegel juga. 

Curhatan Mahasiswa Tahun Pertengahan


Mahasiswa semester pertengahan adalah sebutan untuk mahasiswa yang berada di tahun kedua atau ketiga di bangku kuliahan. Mahasiswa semester ini menjadi mahasiswa yang bisa dibilang paling sibuk jika dibandingkan dengan mahasiswa semester diatasnya atau dibawahnya. Ya memang karena di tahun pertengahan mereka adalah pemegang kendali utama dari seluruh kegiatan mahasiswa yang ada di kampusnya, mulai dari jadi anak bem, anak himpunan, anak senat dan organisasi lainnya. Tapi dibalik kerennya pemegang kendali organisasi mahasiswa semester pertengahan juga manusia, di balik kesibukannya mereka juga bisa mengeluh.
1.       Ketika masuk Semester ganjil di tahun pertengahan kadang kamu bakal berfikir pengen nikah aja.
welcome to semester 3

Ungkapan ini memang bisa menggambarkan bagaimana stressnya jadi mahasiswa di tahun pertengahan. Di tahap ini mahasiswa diharuskan punya super power untuk menghadapi kerasnya dunia perkuliahan. Saking kerasnya dan saking beratnya melewati tahap ini kamu bakalan berfikir mending nikah aja. Padahal mungkin kalau nikah bebannya bisa aja lebih berat.
2.       Tugas dan deadline menyerang bertubi-tubi
nggak cuman rokok yang membunuhmu deadline juga bisa

Di semester ini tugas bakalan datang silih berganti seiring bergantinya malam dengan pagi. Tiap hari ada aja tugas ada aja deadline, sampai-sampai ada ungkapan “ketika kamu  menginggalkan tugas di kamarmu yang nyaman, tanpa kamu sadari dia akan bertemu dengan teman-temannya dan tanpa kamu sadari dia sudah beranak pinak”. Ketika berada di semester ini waktu adalah tugas, kamu bakalan mengerti betapa benar-benar berartinya waktu meski satu detik. Nggak percaya?, “jika kamu ingin tau betapa berartinya satu detik, tanyakan pada orang yang telat mengumpulkan tugas hari ini”.
3.       Setiap hari terasa hari senin
plesetannya orang-orang. monday monsterday

Bagi sebagian orang, hari senin merupakan hari yang menyebalkan. Begitu berat untuk melalui hari kramat ini, tapi bagi maasiwa semester pertengahan setiap hari terasa seperti hari senin. Setiap hari terasa begitu berat untuk dilalui, begitu menyebalkan dan membosankan. Bahkan hari minggu yang katanya hari libur, tapi tetep saja hari minggu nggak ada bedanya hanya selisih satu hari. Tapi setidaknya di hari minggu, kamu bisa merasakan nikmatnya kopi pagi atau secangkir teh di sore hari  sambil merenungu betapa anehnya dunia ini, dari hari senin ke hari minggu butuh satu minggu, sedangkan dari hari minggu ke senin hanya 1 hari.
4.       Nggak ada yang namanya tidur siang apalagi tidur dibawah jam 9 malam
Waktu tidurmu bakalan sangat tersita untuk membasmi setiap tugas dan mematikan setiap deadline yang ada. Jangan harap kebutuhan tidurmu bakalan tercukupi sebanyak 8 jam sehari. Kalau deadline benar benar menumpuk, bisa 24 jam nggak tidur bahkan lebih. Makannya buat mahasiswa tahun pertengahan memiliki tingkat stress yang begitu tinggi. Jangan heran juga pelariannya ke rokok, kopi dan dopping lain biar kuat seharian nggak tidur.
5.       Disaat ini lah kamu akan berevolusi menjadi PANDA
Effek yang langsung terlihat akibat kurang tidur dalam jangka waktu yang cukup lama, matamu akan berevolusi dari mata manusia menjadi mata panda. Bulatan hitam ada di sekitar matamu seperti panda, apalagi kalo gendut. Tambah mirip aja.
kalo udah bener-bener ekstrim miripnya bakalan kaya gini


Intinya menjadi mahasiswa di tahun pertengahan benar-benar harus melalui fase yang berat, harus bisa mengorbankan waktu luangnya demi masa depan. Harus punya semagat dan tekad yang lebih kuat daripada rasa malas dan jenuh yang muncul.  Percayalah badai pasti berlalu, setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Dan kesedihanpun hanya sementara
Puisi Suara Hati Untuk Ibu Ayah

Puisi Suara Hati Untuk Ibu Ayah

Ayah, IBU...
Maafkan aku, jika sekarang aku begitu egois mementingkan diriku sendiri untuk mengejar impianku
Maafkan aku, jika aku terlalu sibuk mengerjakan tugasku hingga aku tak sempat mengangkat telfon darimu.
Maafkan aku jika waktu luangku justru aku habiskan dengan teman-temanku daripada menelfonmu.
Maafkan aku jika aku lupa bahwa sebenarnya setiap kenyamanan yang aku nikmati saat ini adalah setiap tetes keringat dan airmata yang keluar dari tubuh rentamu
Ayah, IBU...
Aku berharap Tuhan masih memberimu kesempatan agar melihat hasil dari keringat dan air mata mu selama engkau merawat dan mendidikku sejak aku masih begitu lemah dan tak berdaya hingga aku bisa mengatur hidupku sendiri.
Aku hanya berharap kepada Tuhan, Aku dapat melihat keriput di wajahmu , rambutmu yang putih dan merasakan genggaman tanganmu yang mulai melemah.
Disaat seperti itu, aku ingin terus berada di dekatmu sebagai mana engkau terus berada di dekatku disaat aku hanya bisa menangis.
Aku ingin membalas kebaikanmu dulu.
Aku ingin mengganti setiap suapan makanan yang engkau suapkan ke mulut ku.
Aku ingin mengganti semua waktu yang engkau korbankan untuk mendampingiku disaat aku terbaring lemah di rumah sakit.
Aku ingin mengganti semua belaian lembut yang engkau berikan sebelum aku tidur.
Tapi aku sadar aku takkan pernah mampu menggantikan semua itu
Tuhan....
Sebelum Engkau memanggil kedua orangtuaku, berilah aku kesempatan untuk memperlihatkan kepada mereka hasil jerih payah dan didikan mereka.
Berikan aku kesempatan untuk memberikan sesuap makanan terakhir yang mereka inginkan
Berikan aku kesempatan untuk menatap matanya sebelum engkau tutup mata mereka
Berikan aku kesempatan untuk mendengar suara lembut dari mulutnya sebelum engkau membisukan mereka
Berikan aku kesempatan untuk mendengar hembusan nafasnya sebelum engkau menghentikan hembusan nafas mereka.
Berikan aku kesempatan untuk mengucapkan terimakasih atas semua hal yang telah mereka perjuanhkan untukku.
Hingga ketika waktunya tiba, aku hanya bisa menitipkan doa yang aku panjatkan kepadaMu untuk mereka.
Ayah... ibu...

Terimakasih atas kasih sayang, uang dan semuanya yang telah engkau korbankan untuk membuatku bahagia.

Dibalik Kerennya Label "Anak Teknik"

Dulu pas jaman sma kalo dengen atau liat mahasiswa teknik itu keren. Dalam mindset anak sma dulu, kalo anak teknik itu pasti pinter, multi talenta dan cowok banget. Dari hal ini lah yang membuatku tertarik jadi anak teknik. Dan ketika kuliah pun aku berhasil jadi anak teknik.
Ketika diluar ditanyain kuliah jurusan apa, saya bisa jawab dengan pede, kalo saya anaak teknik. Apalagi jurusaan yang aku ambil merupakan jurusan favorit se teknik di kaampus.
Dibalik kerennya anak teknik, ternyata ada sisi penderitaan yang tak banyak orang awam yang tau tapi banyak para mahasiswa yang merasakannya.

1. Anak teknik selalu under pressure
Ini lah yang paling membebani anak teknik, selalu dibawah bayang deadline, laporan, tugas dan peraentasi. Saking banyaknya tugas, kalo gakuat mental bisa bisa bilin kepala meledak. Tugas datang dan pergi silih berganti. Kalo di ibatatin, 
sekejap meninggalkan tugas di kosan, tanpa kamu tahu tugas itu akan bertemu dengan kawannya, beranak pinak dan tanpa kamu sadari ketika kamu kembali kosan mu sudah penuh dengan tugas.
Huft, kalo udah gini siap siap aja begadang semalaman ga tidur bahkan beberapa hari bener bener ga tidur. Kalau udah gini pikiran jadi kacau, kebanyakan pelariannya ke rokok sama kopi. Buat ngurangin stress sama buat dopping biar kuat melek. Makannya jangan heran kalau kebanyakan anak teknik terutama yang jurusannya agak berat butuh mikir keras dan kuliahnya susah seperti geologi, mesin, elektro dkk banyak yang merokok. Banyak yang merokok bukan berarti semuanya perokok ya, emang ada beberapa yang nggak ngerokok.
Kalo kuliahnya berat, susah dan waktunya abis buat bikin tugas. Jangan heran juga kebanyakan anak teknik lebih memilih menjomblo. Karena emang ga punya waktu banyak buat pacaran, terus males mikirin sesuatu yabg seharusnya belum perlu terlalu dipikirin. Padahal kalo nanya sama cewek cewek kalo punya pasangan pilihan teratas nya kalo bukan anak kedokteran ya anal teknik.

2. Kuliah di teknik itu mahal
Udah bukan rahasia lagi kalo kuliah di teknik itu mahal. Kebanyakan duir anak teknik itu abis buat beli alat alat praktikum pribadi, buat praktikum lapangan, buat beli buku dan perlengkapan lain yang emang harganya enggak murah.
Contoh sederhana aja, anak teknik itu bisa ngabisin duit banyak buat beli alat tulis. Bolpennya spesial, kertas juga kertas khusus, penggaria penggaris khusus, kalkulator scientist. Kalo mau pinjem alat tulis anak teknik paling lengkap lah.
sebagian alat tulis ana teknik, yang harganya di atas rata-rata.
3. Anak teknik jarang punya hari libur
Ini penderitaan yang paling menyedihkan, disaat anak anak lain bisa jalan jalan menikmati liburan anak teknik justru liburannya dipake buat praktikum sama bikin tugas. Ibaratnya gaada warna merah buat kalender buat anak teknik. Semuanya berwarna hitam. Kalo ada yang merah ya hitamin sendiri hehe.
Menyedihkan memang, disaat yang lain bisa menikmati indahnya tanggal merah, buat anak tenik merah atau hitam sama saja. Disaat yang lain bisa balik ke rumah disaat tanggal merah, anak teknik cuma bisa menyimpan rasa rindu dengan rumah.
Tapi ga semua anak teknik kondisinya kaya gini sih, ini cuman berlaku buat jurusan tertentu. Udah kuliahnya ribet, gaada libur lagi. Cuma bisa tetsenyum sambil menahan kesedihan di dal hati.

Salam rindu untuk ibu


Ibu, anakmu sekarang sudah beranjak dewasa, sudah bias berfikir dan mulai belajar untuk mandiri. Anakmu rela berada jauh darimu untuk meraih masa depan, padahal andai saja engkau tahu keputusan untuk berada jauh disampingmu adalah keputusan yang cukup berat untuk di jalani. Tapi meskipun seperti itu, keputusan ini tetap aku ambil agar aku bisa membuatmu meneteskan air mata ketika melihat anakmu berhasil meraih impiannya. Anakmu ingin membuatmu bangga, anakmu ingin membuktikan bahwa orang yang dari dulu engkau jaga, engkau rawat dan engkau sayangi adalah orang yang berguna. Anakmu tak ingin membuat perjuanganmu selama di dalam kandungan dan sampai detik ini sia-sia. Doakan saja anakmu yang berada di kota seberang yang jauh dari tatapanmu agar selalu sehat dan diberi kekuatan untuk terus berjuang meraih masadepan.

Maafkan anakmu jika seringkali tidak mengankat telfonmu dan lebih memilih tenggelam dalam kesibukan yang melenakan. Maafkan anakmu jika sangat jarang menelfonmu ketika engkau rindu, maafkan anakmu jika hanya menelfonmu ketika ada masalah, ketika anakmu sakit, ketika anakmu kehabisan uang dan ketika anakmu terpuruk. Meskipun anakmu tahu bahwa dengan menelfonmu pada kondisi seperti itu akan menambah kekhawatiranmu, tapi anakmu ini sungguh rindu akan suara lembutmu yang menenangkan hati. Meskipun dengan menceritakan masalah yang anakmu hadapi kepadamu tak selalu menghasilkan solusi, tapi mendengar suaramu dan kata bijakmu cukup untuk mebuat anakmu bangkit dan menegakkan kepala untuk menghadapi masalah yang dating dan pergi.
Jika engkau menelfon engkau selalu menanyakan kabar anakmu, kesehatan anakmu dan semua hal yang tentang kondisi anakmu dengan penuh perhatian. Tapi ketika di telfon, anakmu sangat jarang menanyakan kondisimu, padahal engkau juga butuh perhatian dari anakmu. Maafkan anakmu ini jika terlalu egois dengan dirinya sendiri, maafkan jika anakmu ini lupa bahwa keberadaannya disini adalah hasil dari keringat, airmata dan doa yang selalu engkau lantunkan kepada Yang Maha Kuasa agar kehidupan anakmu baik-baik saja.
Andai saja engkau tahu ibu, anakmu sangat merindukanmu. Sangat rindu suara mu yang begitu lembut namun sanggup membangunkan anakmu untuk memulai harinya, anakmu sudah mulai jenuh dengan suara alarm yang begitu berisik namun tak membuatku langsung terbangun dari tidur. Anakmu sangat rindu ketika bangun sudah tersedia minuman hangat dan sarapan diatas meja hanya tinggal menikmatinya saja.

Atas doa mu anakmu disini baik-baik saja, akan aku simpan rasa rindu ini untuk memberi semangat untuk menggapai impian.
 Anakmu tak ingin membuatmu menangis sedih karena melihat anakmu gagal, anakmu ingin melihat tetesan air mata mengalir di pipimu yang mulai keriput karena melihat kesuksesan anakmu
. Salam rindu untuk ibu :*
kehidupan anak teknik

kehidupan anak teknik

anak teknik (mahasiswa teknik) memang terkenal sebagai mahasiswa yang mempunyai jam terbang tinggi. Kuliah, praktikum, tugas, laporan dan masih ada skedjul lain yang harus dilakukan oleh anak teknik. Mungkin bagi kamu yang membaca tulisan ini yang pengen kepoin anak teknik atau pengen jadi anak taknik. ini bisa jadi sedikit gambaran mengenai kehidupan anak teknik.
1. start the day
bagi anak teknik secara umum,aktivitas itu baru dimulai ketika matahari sudah tinggi dan ayam jantan sudah tidak lagi berbunyi. ya emang kesannya jadi kaya orang males, tapi sebenarnya jam segitu baru bangun itu ada alasan yang logis dan wajar. soalnya biasanya anak tenik itu baru tidur setelah subuh, ga percaya? rasain aja sendiri cobain jadi anak taknik.! makannya buat yang punya pacar anak teknik, kalo dihubungin ga ada respon, mungkin dia sedang sibuk mempersiapkan masadepan. kalo emang gabetah dan pengen putus, putusin aja, Itu bakalan lebih baik daripada harus di ganggu dengan urusan yang nggak penting. lagian juga berdasarkan survey kecil-kecilan yang dilakukan, ternyata kebanyakan cewek lebih tertarik punya pasangan anak teknik.

2. Enjoy the day

kalo anak teknik udah memulai aktivitasnya, harinya bakalan begitu sibuk. Mungkin untuk bales chat aja ga sempat, jadi harap maklum. kalo udah mulai masuk ke lab, praktikum udah terlalu enjoy bakalan lupa segalanya, lupa makan, lupa jemur pakaian, tapi tetep masih inget sama Tuhan kok. Aktivitas anak teknik memang begitu sibuknya, mulai dari kuliah, habis kuliah praktikum, habis praktikum bikin laporan sama tugas, kalo udah gini waktu berjalan begitu cepat. malam sudah tidak terasa malam gara-gara rasa kantuk ga ada. tau-tau udah pagi, udah subuh, kalo udah subuh rasa kantuk baru tiba. tidur sejam dua jam cukup lah buat merecharge tenaga buat memulai aktivitas baru.

3. Anak teknik itu nerdie?

Antara kuliah, IPK dan organisasi


Kuliah, IPK, dan organisasi merupakan triangulasi yang saling berkaitan dan sama pentingnya. Kuliah kalo Cuma kuliah tanpa berorganisasi maka hasilnya kurang mendapatkan softskill yang justru di butuhkan ketika setelah kuliah. Kuliah kalo Cuma aktif di organisasi tanpa memperhatika IPk yang menjadi indicator keberhasilan kuliah juga ibarat  daging tak bertulang. Kuliah dan organisasi itu sama pentingnya ibarat smartphone dan usernya. IPK di ibaratkan sperti smartphone dan user adalah soft skill yang di dapatkan ketika berorganisasi. Secanggih apapun smartphone yang dimiliki seorang user yang tidak bisa menggunakannya maka percuma, tapi user yang ekspert dan paham dalam mengoprasikan smartphone tapi Cuma punya hape biasa aja, ya percuma dia paham mengenai pengoperasian smartphone.
Baru-baru ini saya mengikuti sebuah acara di kampus saya mengenai kehidupan seorang engineer di dunia kerja. Dari sekian pembicara yang mengisi kegiatan tersebut semuanya mengatakan bahwa ketika di dunia kerja, kepintaran bukanlah nomor satu, yang utama justru bagaimana dia mampu berkomunikasi, menyampaikan opini dan mempertahankan pendapat ketika bekerjasama dengan orang lain. Dalam kegiata yang saya ikuti ini pembicaranya berlatar belakang orang teknik, mereka menceritakan bagaimana kehidupan mereka di dunia kerja. Ada sebuah cerita yang menurut saya menarik, cerita ini adalah berdasarkan pengalaman pembicara yang berlatar belakang pendidikan teknik geologi. Ceritanya pada awal mula ketika dia bekerja di sebuah perusahaan yang bekerja di bidang minyak dan gas bumi, dia di tugaskan untuk melakukan eksplorasi migas di daerah pedalaman papua. Dalam eksplorasi ini sangat beresiko, karena daerah yang dia tuju adalah daerah yang rawan konflik, dimana orang pribumi kurang begitu suka dengan kedatang orang asing. Berdasarkan rumor yang beredar, orang pribumi ini merak memiliki senjata yang digunakan untuk melawan orang asik yang ingin memasuki dan mengusik wilayah mereka. Dalam perjalanan eksplorasi ini si geologist tadi bersama tim nya akhirnya meminta bantuan brimob dan warga local untuk menuju lokasi yang ingin di eksplorasi. Dalam kondisi ini jika tidak memiliki skill komunikasi dan attitude yang baik terus si pemandu ini tidak suka dengan attitude nya, bisa saja si geologist yang akan men survey lokasi tadi dibunuh di pedalaman hutan papua, dan si pemandu tadi bisa saja bilang kalau geologist tadi mati di makan hewan buas. Ditambah lagi kondisi warga local sana yang asing dengan alat-alat yang di bawa tim tadi yang sarat dengan teknologi, beliau menceritakan bahwa hanya untuk mengambil foto saja harus izin kepada kepala suku mereka. Karena mereka menganggap dengan mengambil foto disana mereka bisa mendapatkan bencana.

Di dalam kondisi seperti tadi ketika kita tidak bisa menjaga attitude dan sopan-santun dengan warga sana bisa saja akan membawa bahaya bagi diri sendiri. Disini pentingnya sebuah attitude dan soft skill yang tidak ada di dalam SKS, percuma kalau pinter tapi tidak bisa menggunakan kepintarannya dnegan baik, percuma kalo pinter tapi tidak bisa ngomong, percuma kalo pinter tapi tidak bisa bekerja sama. Point-point seperti itu tentang bagaimana cara menyampaikan pendapt, bekerja sama dan sebagainya tidak akan di ajarkan di dalam kelas. Melainkan harus digali sendiri dengan melalui keorganisasian, dan terjun langsung ke masyarakat.
Apa saja sih yang bisa di dapatkan di dalam organisasi?. Banyak!. Yang paling penting adalah bagimana kemampuan untuk saling bekerjasama, menyampaikan pendapat, kemampuan untuk bekerja dengan lingkungan yang tidak terduga, bekerja dibawah tekanan dan sebagainya. Dan justru ini lebih di butuhkan ketika bekerja. Apalagi untuk seorang engineer, dia tidak pernah bekerja sendiri. Bidang kerja engineer merupakan bidang kerja yang sangat kompleks, mencakup ssosial, ekonomi, politik dan budaya. Kalau nggak bisa ngomong bagaimana cara kita untuk menyampaikan argument ke rekan kerja yang mempunyai latar belakang yang berbeda. Yang ada palingan crash gara-gara nggak ada korelasi yang baik antara engineer dengan anggota tim lainnya.
Terus kalo soft skill itu lebih penting ketika di dunia kerja berarti IPK nggak usah di khawatrikan dong?. IPK tentu saja penting, IPK ini ibarat kunci yang bisa membuka kemana kita akan menuju, kunci yang bisa membuat kita masuk ke dunia kerja. Kalo nggak punya kuncinya bagaimana kita bisa masuk?. Ketika melamar pekerjaan pasti aka sederet kualifikasi yang harus di penuhi, terutama untuk fresh graduate, dan IPK masuk diantaranya. IPk ini akan menjadi gambaran seberapa ahli seseorang dengan bidang yang dia ambil. Kalau IPk nya jeblok dapat mengindikasikan bahwa dia tidak memiliki komptensi yang baik di bidangnya, eits tapi jangan salah. IPK ini masih bisa di backup oleh soft skill tadi. Tapi bagaimana perusahaan bisa tau soft skill yang kita miliki, ya salah satunya melalui CV, di dalam cv ini kita bisa mencantumkan pengalaman organisasi. Dari sini perusahaan bisa menilai bagaimana kompetensinya ketika bekerjasama dengan orang lain.

Mungkin itu sharing yang bisa saya bagi mengenai kontoversi mana yang lebih penting, IPK atau organisasi. Kalau ada yang menurut anda salah bisa memberikan masukan, saran atau kritiknya kolom kometar.

Alasan Mengapa Anak Teknik Lebih Suka Nge-Jomblo

nge-Jomblo katanya sih nggak enak, tapi buat anak teknik nge-Jomblo itu lebih baik, kenapa?

1. Jadi jomblo bisa membuat fokus untuk membangun masa depan

yup, anak teknik memang di anggap sebagai pembangun masa depan di suatu daerah. Mau bangun jalan, jembatan, pembangkit listrik dan banyak lagi produk engineer lainnya. Ketika masih kuliah memang jadi mahasiswa teknik itu harus bisa menguasai teknik-teknik di bidangnya. Tentu saja untuk menguasai ini butuh yang namanya keseriusan dan tidak boleh di ganggu. Punya pacar terkadang menjadi pengganggu, seringkali chattingan yang sebenernya nggak terlalu penting, berantem dengan masalah yang nggak jelas, masih juga harus beresin tugas kuliah yang seabrek dengan deadline yang begitu mencekik. Ribet kan? makannya anak teknik lebih milih nge-Jomblo, daripada harus mengurus hal yang sifatnya belum saatnya di urus tapi harus ngurusin. Kalo mau sama anak teknik mah mendingan menjalin hubungan yang serius aja. Anak teknik kalo di ajak serius juga pasti mau. Sabar aja nunggu dia beberapa tahun untuk membangungkan masa depan yang indah bersamamu.

eitss, itu mah sebenernya cuman alibi aja. Masalah utama kenapa anak teknik itu lebih milih nge-jomblo. karena di fakultas teknik terutama teknik yang cowok banget kaya geologi, mesin, elektro dan jurusan yang senasib populasi cowok dibandingkan dengan populasi cewek nggak imbang. Mending jomblo daripada maho. Mau maen ke kampus tetangga yang ceweknya banyak serasa masuk dunia lain.

2. Cewek itu susah difahami, nggak seperti rekayasa teknik yang bisa dimengerti meski susah

Makhluk yang namanya cewek itu memang susah dimengerti, untuk memahaminya nggak cuman butuh logika tapi juga intuisi. Sedangkan seorang engineer terlalu terbiasa untuk menggunakan logika dan mengesampingkan intuisi. ketika cewek ditanya dan jawabnya "nggak apa-apa", secara logika itu berarti tidak ada yang perlu di khawatirkan. Namun kata "nggak apa-apa" sebenernya punya makna terdapat suatu hal yang harus dikaji dan dipahami lebih dalam. Ribet kan? namun ketika utak-atik rekayasa teknik kemudian hasilnya "something wrong" berarti memang ada yang salah.

3. Mending dealline kelar daripada punya pacar

punya pacar memang seringkali menyita waktu untuk menyelesaikan deadline, sukur-sukur mau bantuin, ternyata cuma bilang. cemungut ea... padahal cemungutmu tidak berpengaruh sama deadline ku. kalo udah menjelang deadline seolah udah mendekati kiamat. mata merah, bibir pucat, keringat dingin, tambah lagi kalo di gangguin pacar. otak tambah ruwet. makannyaa mendingan nge jomblo. nggak nambahin beban pikiran.
Deadline memang menjadi momok yang menyebalkan ketika masih berada dalam proses menjadi seorang engineer, kadang deadline bisa berubah setiap waktu tanpa pemberitahuan yang pasti. Di posisi ketika di bawah bayangan deadline harus juga ngurusin pacar yang super crewet dan terkadang terkesan sok care yang padahal mah enggak care. kalo emang care ya samperin aja (kalo bisa) bantuin kerjain deadline nya. Jangan cuma bisa ngasih semangat yang nggak bisa merubah deadline sekecil apapun, semangat juga nggak nambah. Yang ada justru sebel dan males meladeni hal yang kurang penting.
Jones dan jomblo

Jones dan jomblo


Jomblo seringkali diartikan sebagai makhluk paling nelangsa,  dan muncullah istilah jomblo nelangsa atau jones. Padahal dengan kesendirian sebagai seorang jomblo membuat nya mempunyai kesempatan yang lebih bebas untuk berekspresi dan mengeksplorasi diri dan  lingkungan.  Dalam faktanya ada beberapa jenis orang yang memilih menjadi jomblo.  Ada yang karena dia memang memilih menjadi seorang jomblo karena ingin menikmati kesendirian sebelum memulai sebuah hubungan yang serius dan saling terikat. Ada juga yang jomblo tapi terua berharap untuk mempunyai pasangan,  tapi sayangnya tetap aja jomblo. Kalo jomblo yang seperti ini pantas disebut jones.

Jika melihat dari sisi yang berbedda, seorang jomblo (bukan jones) memiliki waktu yang lebih banyak untuk menikmati hobi, fokus kuliah, fokus berwirausaha, dan tentunya fokus untuk memperisapkan diri untuk menerima kehadiran pendamping yang abadi di kemudian hari. Namun faktanya tidak semua jomblo bisa menjaga status JOMBLO TERHORMAT, justru menjadi JONES. Padahal status jones itu tidak membawa banyak perubahan dalam hidup, menjadi jomblo terhormat akan lebih baik. lebih siap menata diri dan menata masa depan dan melepas status kejombloannya.